Call Center : 08113382389

49

Tahun


Proses Pembelajaran

  1. Mastery Learning ( Remedial, Pengayaan, Kurikulum Merdeka )
  2. Multiculture
  3. Environment
  4. Religius
  5. ICT
  6. Entrepreneurship

Sarana dan Prasarana

  1. Gedung di lokasi yang strategis
  2. Lokasi rindang, asri dan nyaman
  3. Masjid Al-Qalam
  4. Laboratorium Kimia, Fisika, Biologi dan Komputer
  5. Perpustakaan
  6. Lapangan Olah Raga
  7. Wall Climbing
  8. LCD / Wifi / AC
  9. Studi Musik
  10. Laboratorium Lingkungan Hidup
  11. Kantin
  12. Tempat parkir luas
  13. Galeri Lingkungan

Profil

“Exciting School, Life Skill Education”

SMA SIG merupakan salah satu sekolah favorit di Kabupaten Gresik. Dengan dukungan penuh oleh Semen Indonesia Foundation, SMA SIG merupakan satu-satunya sekolah tingkat menengah atas dibawah naungan PT Semen Indonesia. SMA SIG berdiri pada Tanggal 10 Januari 1977 berdasarkan Surat ijin Pendirian Sekolah Nomor : 116/PA/PMU/7702/77, tanggal 15 Maret 1977 dan telah berusia 49 Tahun.

Visi

"Terwujudnya sekolah yg beriman, mandiri, disiplin, toleran, peduli lingkungan, ketahanan pangan, berwawasan digital dan berdaya saing international."

Misi

  1. Menanamkan keimanan dan ketakwaan melalui pengamalan ajaran agama.
  2. Menerapkan gerakan kesadaran disiplin warga sekolah melalui pembiasaan pengamalan Pancasila dan UUD 45.
  3. Membina kemandirian peserta didik melalui kegiatan pembiasaan, kewirausahaan dan pengembangan diri yang terencana dan berkesinambungan.
  4. Mengoptimalkan kompetensi peserta didik melalui pemanfaatan kemajuan teknologi dan dunia digital.
  5. Menyiapkan kompetensi peserta didik yang terampil dalam bahasa asing melalui kerjasama dengan lembaga internasional.
  6. Menciptakan iklim sekolah yang inklusif, menghargai keragaman suku, agama, ras, dan antar-golongan (SARA) melalui interaksi sosial yang harmonis dan moderat.
  7. Mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, asri, dan berkelanjutan (Adiwiyata) serta menumbuhkan kesadaran pelestarian lingkungan hidup dalam kehidupan sehari-hari
  8. Menanamkan kepedulian dan kesadaran warga sekolah terhadap pentingnya ketahanan pangan melalui pembelajaran, pembiasaan, dan budaya sekolah yang berkelanjutan.

Strategi

  1. Pemberian Beasiswa bagi siswa
  2. Meningkatkan Pembelajaran akademik dan non akademik
  3. Bekerjasama dengan lembaga entrepreneur

Ki Hajar Dewantara

”Ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani.”

( Di depan memberi contoh, di tengah membangun semangat, di belakang memberi dorongan )